Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi mendukung keputusan Meja Bundar Minyak Sawit Berkelanjutan (RSPO) yang menyatakan Sinar Mas Group telah melanggar sejumlah aturan.
Menurut Direktur Ekskutif Walhi Jambi Arif Munandar, anak perusahaan Sinar Mas Group yang bergerak di bidang perkebunan sawit, PT Kresna Duta Agroindo terbukti melanggar aturan. Selain melakukan perusakan hutan, perusahaan perkebunan sawit yang berlokasi di Karmen, Sarolangon, Jambi tersebut juga terlibat konflk dengan masyarakat. Janji untuk mengembalikan lahan berikut kebun sawit kepada petani yang menjadi pemilik lahan hingga kini belum direalisasikan.
“Pola-pola yang diterapkan ternyata tidak seperti pola kemitraan yang harusnya mensejahteraan masyarakat, tapi justru merugikan. Di Karmen itu ada masyarakat yang melakukan perlawanan sejak 2007. Tidak ada upaya atau itikad baik dari Sinar Mas untuk menyerahkan lahan itu kepada masyarakat. Malah justru terjadi penangkapan kepada masyarakat,” papar Arif Munandar.
RSPO mengancam akan mencabut keanggotaan Sinar Mas Group. Pasalnya, perusahaan-perusahaan milik Sinar Mas telah melakukan pembukaan hutan lahan gambut, membuka perkebunan tanpa Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), serta membuka hutan yang memiliki nilai konservasi tinggi.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi mendukung keputusan Meja Bundar Minyak Sawit Berkelanjutan (RSPO) yang menyatakan Sinar Mas Group
Publikasi Terbaru Kami
Jadilah Bagian dari WALHI Jambi
Kamu Harus Baca Juga ini :
KESELAMATAN RAKYAT DIKORBANKAN, NEGARA WAJIB HENTIKAN PEMBANGUNAN JALAN KHUSUS DAN STOCKPIE BATU BARA DI PEMUKIMAN.
Jambi, 29 Januari 2026 perwakilan masyarakat dari Desa Mendalo Darat dan Aur Kenali yang tergabung didalam Barisan Perjuangan Rakyat (BPR) dengan didampingi WALHI Jambi menghadiri undangan dari Ketua Dewan Perwakilan...
Read MoreBriefing Papper “El-Nino dan Ancaman Api dari Konsesi (Peringatan Bagi Negara)”
Briefing Papper Wahana Lingkungan Hidup Indonesia 2023 Kutipan Media 1.Uli Arta Siagian, Manajer Kampanye Hutan dan Kebun WALHI Nasional “Pengurus negara ini tidak boleh terus membebani rakyat untuk mitigasi dan...
Read MoreBENCANA EKOLOGIS, ANCAMAN NYATA DI DEPAN MATA JAMBI
BENCANA EKOLOGIS, ANCAMAN NYATA DI DEPAN MATA JAMBI Sumatera baru saja membayar harga tertinggi atas kerusakan lingkungan, ratusan jiwa melayang dan jutaan warga mengungsi dari Aceh hingga Sumatera Barat. Tragedi...
Read MoreTanah Dikuasai Korporasi, Bencana Ditanggung Rakyat
CATATAN AKHIR TAHUN WALHI JAMBI 2025 Jambi, 23 Desember 2025Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jambi mencatat bahwa sepanjang tahun 2025 krisis lingkungan hidup di Provinsi Jambi semakin menunjukkan pola yang...
Read More
