Gempa Bumi dengan kekuatan 7,0 SR pukul 08.56 WIB tangal 1 Oktober 2009 yang melanda Propinsi Jambi di Kabupaten Merangin dan Kerinci telah meninggalkan derita yang mendalam bagi masyarakat Desa setempat, kondisi ini langsung mendapat respon tanggap darurat oleh Walhi Jambi yang membuka Posko Bersama Masyarakat Sipil Dalam Penanggulangan Bencana yang sebelumnya telah mengirimkan tim Relawan ke Sumatera Barat untuk membantu masyarakat terkena bencana.selanjutnya Tim Relawan diterjunkan ke Kecamatan Jangkat untuk mendata kondisi yang terjadi.
Berdasarkan Hasil Assasment 4 orang Tim Relawan Posko Bersama Masyarakat Sipil (PBMS) Walhi Jambi pada tangal 3 s/d 7 Oktober 2009 mendapatkan Data Sekunder Lapangan untuk 4 Desa yang terkena Bencana Gempa Bumi. Desa-desa tersebut Rantau Kermas,Lubuk Mantilin,Tanjung Kasri dan Renah Kemumu, kondisi selanjutnya menunjukkan bahwa diantara 4 Desa yang berhasil di kunjungi ternyata Desa Renah
Kemumu pasca Gempa Bumi mengalami kerusakan yang hebat. Adapun sarana prasarana yang terkena dampak tersebut terdata + 80 % rumah penduduk rusak total dari 121 rumah yang ada ,96 Rumah Rusak Total,15 Rusak Ringan dan 10 Rumah masih dapat digunakan,fasilitas lain juga terkena dampak bencana, 1 Bangunan Sekolah Dasar Rusak Berat,1 Masjid rusak berat,Pembangkit Listrik Tenaga Hidro Hancur serta Bangunan penyimpanan dan Hasil Panen padi Masyarakat rusak tidak dapat digunakan lagi,data lain yang didapat oleh tim Assasment yang berada di lokasi bahwa untuk sementara masyarakat desa yang berjumlah 579 jiwa mengungsi di sekitar lapangan halaman balai Desa dengan tenda darurat yang memprihatinkan,korban yang mengalami luka-luka berjumlah 51 orang, 1 mengalami luka berat dengan kondisi patah tulang.warga desa juga menderita penyakit Gatal-gatal,Diare,Batuk dan Demam akibat gempa yang terjadi.
Desa Renah Kemumu pada tanggal 1 s/d 8 Oktober masih terisolir. Posisi Desa sangat sulit untuk dijangkau oleh kendaraan, sulitnya menuju desa ini dikarenakan tepat berada di tengah kawasan TNKS dengan ketinggian + 1200 M Dpl yang penuh dengan Hutan Tropis dan perbukitan yang tinggi,Akses menuju desa masih berbentuk jalan setapak, saat ini bantuan pemerintah setempat belum ada, Distribusi bantuan untuk korban gempa masih terpusat di Posko Utama Danau Pauh.sehingga Desa Renah Kemumu belum tersentuh dengan bantuan, masyarakat saat ini membutuhkan Tenaga Medis,Dokter,Obat-obatan,beras dan logistic lainnya serta penerangan listrik.
Saat ini Tim Posko Bersama Masyarakat Sipil (PBMS) yang dikoordinir oleh Walhi Jambi mengirimkan Bantuan Tim Relawan ke Kabupaten Merangin Desa Renah Kemumu berjumlah 74 orang yang terbagi dalam 3 kelompok, 15 Orang tim pertama masuk untuk melakukan Assasment serta membantu mendirikan posko Desa Renah Kemumu bersama warga setempat, 42 orang yang tergabung dalam perhimpunan Kendaraan medan berat melakukan mobilisasi pendistribusian Logistik dari Posko Danau Pauh ke Desa Renah Kemumu,19 orang tim lain bergabung bersama Tim pertama di Posko Denah Renah Kemumu untuk membantu masyarakat Desa.
Posko Bersama Masyarakat Sipil (PBMS) Penanggulangan Bencana Gempa Bumi yang dikoordinir Walhi Jambi telah mengirimkan Bantuan Logistik sebanyak 2 Truk untuk Desa Renah Kemumu yang terdiri dari Sembako,Selimut,serta barang-barang kebutuhan pokok yang diperlukan masyarakat.
PASCA BENCANA GEMPA BUMI DI KECAMATAN JANGKAT KABUPATEN MERANGIN
Publikasi Terbaru Kami
Expérimentez les Bienfaits de l’Ipamorelin pour la Performance Sportive
Złap wyjątkowe bonusy bez depozytu w Slottica casino teraz
Anavar 10 mg 100 compresse – BioTeq Labs: Guida agli Effetti e all’Utilizzo
Majestic Wins Await in the Enigmatic Royal Joker Realm
Revel in Hidden Treasures with Spectacular Pub Casino Bonuses
Jadilah Bagian dari WALHI Jambi
Kamu Harus Baca Juga ini :
WALHI Jambi Kecam Intimidasi yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian Maluku Utara terhadap WALHI Maluku Utara
Jambi, 17 Juli 2025 — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jambi mengecam keras dugaan tindakan intimidasi yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Daerah Maluku Utara terhadap WALHI Maluku Utara. Tindakan tersebut...
Read MoreKonsolidasi Adat Orang Rimba: Mendesak Pengakuan Wilayah Kelola Rakyat di Provinsi Jambi
Jambi, Rabu, 11 Februari 2026- Komunitas Orang Rimba diadapingi oleh Wahana Lingkungan HidupIndonesia (WALHI) Jambi bersama anggota lembaga menggelar Konsolidasi Adat sebagai bentukpenegasan sikap kolektif dalam memperjuangkan pengakuan dan perlindungan...
Read MoreKomisi III DPRD Kota Jambi Menolak Keberadaan STOCKPILE PT.SAS di Kota Jambi dan Pemkot Jambi Tidak Pernah Memberikan Izin
Jambi, 10 Februari 2026 — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jambi mencatat dan mengapresiasi sikap tegas DPRD Kota Jambi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas Komisi III dan Komisi I...
Read MoreKESELAMATAN RAKYAT DIKORBANKAN, NEGARA WAJIB HENTIKAN PEMBANGUNAN JALAN KHUSUS DAN STOCKPIE BATU BARA DI PEMUKIMAN.
Jambi, 29 Januari 2026 perwakilan masyarakat dari Desa Mendalo Darat dan Aur Kenali yang tergabung didalam Barisan Perjuangan Rakyat (BPR) dengan didampingi WALHI Jambi menghadiri undangan dari Ketua Dewan Perwakilan...
Read More