Walhi Jambi Gugat Perusahaan Perkebunan Pembakar Lahan

VIVAnews - Organisasi lingkungan hidup Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) berencana menggugat sejumlah perusahaan perkebunan yang ditengarai membakar lahan mereka untuk pembukaan lahan baru. Pembakaran lahan itu menyebabkan bencana kabut asap menyelimuti wilayah Jambi.Walhi Jambi mencatat temuan 25 kasus kebakaran lahan milik sejumlah perusahaan perkebunan sepanjang tahun 2014. Sebanyak 9 kasus berada di lahan milik perusahaan hutan tanam industri dan 16 kasus…

0 Comments

Apakah Indonesia Darurat Asap?

Masih segar dari ingatan, ketika rakyat Singapura dan Malaysia marah mengenai asap dan  menyebabkan krisis polusi terparah di wilayah itu selama satu dekade terakhir. Mereka mendesak Pemerintah Singapura untuk menegur dengan kerasIndonesia yang  menjadi penyebab mengeluarkan asap. Mereka meminta Indonesia harus bertanggungjawab.Hal ini paling tidak diindikasikan dengan hadirnya Haze Bill sebagai bentuk kekecewaan dari Singapura terkait lambatnya respons Indonesia secara yuridis dalam penanggulangan kebakaran hutan dan…

0 Comments

100 Ha Lahan Gambut Hangus

JAMBI – Jika sebelumnya disinyalir asap di daerah ini berasal dari kebakaran lahan di wilayah tetangga, saat ini baru diketahui asap tersebut dari Jambi sendiri. Salah satu yang menjadi sumber asap yang menyelimuti wilayah Jambi ini yakni kebakaran lahan gambut di Area Pengguna Lain (APL) seluas 100 hektare. Lokasinya berada  di Desa Gedong Karya, Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muarojambi. Hingga kini, api…

0 Comments

Puluhan Hektar Lahan Gambut Rusak

JAMBI (bharatanews): Kerusakan lahan akibat alih fungsi lahan di Jambi makin mengkhawatirkan. Meurut data Walhi Jambi, sebanyak 70 persen dari total 716 ribu hektar lahan gambut rusak parah akibart di konfersi menjadi kawasan indsutri skala besar. Ada tiga perusahaan besar penyumbang kerusakan lahan gambut itu seperti perkebunan sawit, pertambangan dan HTI.Direktur Walhi Jambi, Musri Nauli mengatakan,  posisi lahan gambut di kawasan Jambi…

0 Comments

Walhi Tagih Janji Kapolda

MASIH adanya aksi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Merangin, dinilai Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) merupakan aksi pembiaran perusakan lingkungan. Mengingat, aksi PETI masih saja terjadi dan memakan korban.‘’Kasus PETI di Merangin ini tidak perlu lagi pakai Maklumat, harus ada tindakan hukum. Untuk itu kita berharap banyak dengan Kapolda yang baru ini untuk memberantas itu,’’ ungkap Direktur Walhi Jambi, Musri Nauli…

0 Comments

Asap, Patung Sultan Thaha Pun Dikenakan Masker

TRIBUNJAMBI.COM - Asap yang menyelimuti Provinsi Jambi kian pekat. Kemarin (10/10), pegitan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi melakukan aksi sebagai protes atas kondisi tersebut. Bahkan seolah sebagai sindiran, mereka memasangkan kertas protes ke patung Pahlawan Jambi Sultan Thaha di halaman kantor Gubernur Jambi. Jadilah, patung sosok yang juga pahlawan nasional itu seolah mengenakan masker.http://jambi.tribunnews.com/2014/10/11/asap-patung-sultan-thaha-pun-dikenakan-masker

0 Comments

Industri Kertas Lebih Suka Merusak Hutan Alam Daripada Menanam Pohon

Alat berat milik PT Mutiara Sabuk Katulistiwa (MSK) dengan PT Setia Agro Lestari (SAL) melakukan pembuatan kanal di areal moratorium SMG/APP di kawasan yang menjadi komitmen moratorium. Foto : JikalahariSekitar 10 juta hektar kawasan hutan di Indonesia telah dimanfaatkan untuk industri Hutan Tanaman Industri (HTI) atau Izin Usaha Pemanfaatan  Hasil  Hutan  Kayu  pada  Hutan  Tanaman  (IUPHHK-HT) sampai tahun 2013. Jumlah tersebut…

0 Comments

Pemerintah Didesak Larang Penggunaan Kayu Hutan Alam

Skalanews - Sejumlah organisasi masyarakat sipil di bidang kehutanan dan lingkungan hidup mendesak Pemerintah untuk segera mengeluarkan kebijakan pelarangan bahan baku kayu dari hutan alam untuk industri bubur kertas dan kertas."Konsep pembangunan HTI (Hutan Tanaman Industri) yang diarahkan menggantikan hutan alam sebagai penyuplai bahan baku industri bubur kertas dan kertas belum sepenuhnya berjalan. Kenyataannya industri tersebut masih bergantung pada hutan alam," kata…

0 Comments

Bisnis kulit harimau: Rp12 juta selembar

Bisnis kulit harimau: Rp12 juta selembarHarimau sumatra (Panthera tigris sumatran) • Foto: Wikimedia CommonsKulit asli harimau, bukan sintetis maupun karpet bermotif, didapat setelah membunuh binatangnya yang hampir punah. Polisi Jambi menggulung komplotan penjual kulit macan.Beritakabar.com | Selagi MF menunggu pembeli kulit harimau (Panthera tigris sumatrae) di Jalan Lintas Sumatra, Desa Mendalo Darat, Jumat lalu (13/9/2014), polisi meringkusnya. MF mengaku hanya perantara yang…

0 Comments

Perlu Adanya Motivasi untuk Membuang Sampah

Permasalahan sampah di Kota Jambi tidak pernah bisa teratasi dengan baik, tumpukan sampah yang menggunung terutama di kawasan pasar tradisional menjadi tanggung jawab bersama untuk mengatasinya.Dikatakan Ketua Walhi, Musri Nauli, persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Kota Jambi, untuk mengatasinya namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat."Permasalahan sampah tak akan pernah usai jika hanya pemerintah yang mengatasinya, namun harus diatasi secara…

0 Comments