Tanah Dikuasai Korporasi, Bencana Ditanggung Rakyat

CATATAN AKHIR TAHUN WALHI JAMBI 2025 Jambi, 23 Desember 2025Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jambi mencatat bahwa sepanjang tahun 2025 krisis lingkungan hidup di Provinsi Jambi semakin menunjukkan pola yang sistemik dan mengkhawatirkan. Hampir separuh daratan Jambi kini berada dalam penguasaan korporasi melalui berbagai izin di sektor perkebunan, pertambangan, dan kehutanan. Di saat yang sama, sekitar 3,77 juta jiwa masyarakat harus…

0 Comments

Aliansi Petani Jambi Menggugat Penertiban Kawasan Hutan Mengancam Hak Masyarakat dan Lingkungan di Provinsi Jambi

Jambi 31 Juli 2025, dilaksanakan Konferensi Pers bertempat di Kantor WALHI Jambi yang merupakan gabungan dari petani di Provinsi jambi yang berada disekitar maupun dalam kawasan hutan yang kemudian berkolaborasi menjadi Aliansi Petani Jambi Menggugat. Penertiban kawasan hutan yang dilakukan pemerintah belakangan ini menimbulkan reaksi karna hal ini tidak bisa dipandang sekedar sebagai upaya administratif atau legal formal, melainkan harus secara…

0 Comments

LEGALISASI TAMBANG ILEGAL

PENGAMPUNAN TERHADAP PEMBIARAN,PENGHANCURAN DAN PARA PERUSAK LINGKUNGAN Pertambangan ilegal adalah kegiatan penambangan atau penggalian yang dilakukan oleh masyarakat atau perusahaan tanpa memiliki izin dan tidak menggunakan prinsip prinsip penambangan yang baik dan benar (Good Mining Practice), pokok dari persoalan yang terjadi dan semakin marak di Indonesia hari ini selain konflik lahan , juga pertambangan illegal, emas, minyak dan juga pertambangan batubara…

0 Comments

Pendangkalan DAS Batanghari Cukup Parah, Ini Kata WALHI : Akibat Pengrusakan di Hulu Sungai Terus Terjadi

Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari mengalami pendangkalan cukup parah. Akibat kondisi itu, membuktikan lemahnya menjaga kelestarian sungai yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi selama ini. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jambi mengungkapkan, pendangkalan yang terjadi di DAS Batanghari sepanjang lebih kurang 400 kilomter dengan lebar bervariasi antara 500 meter s/d 800 meter itu, terjadi merata dari hulu sampai hilir sungai. “Akibat terjadinya pengerusakan di…

0 Comments